Bagi kalian yang belum mengenal subnetting tenang dalam posting kali ini saya akan bahas tentang subnetting.
Selamat Membaca
Rumus Subnetting :
Sebelum Bahas Tentang Rumus ada beberapa hal yang harus diketahui sebelum mencari SUBNETTING :
- Range Class
- CIDR
- JH ( Jumlah Host )
- SA ( Subnet Address )
- FH ( First Host )
- BC ( Broadcast )
- LH ( Last Host )
- Range Class
Karakteristik Class A :
- Format : N.H.H.H / NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH.HHHHHHHH kenapa ada 8 digit karena 1 block terdiri dari 8bit
- Range Class A antara 1 - 127
- binary digit : 11111111.00000000.00000000.00000000
- bit awal class A : 0 contoh : 128 64 32 16 8 4 2 1
- 10.20.30.40 = 0 0 0 0 1 0 1 0 angka awal = 0
- bit network dimulai dari 8
- subnet mask : 255.0.0.0
Karakteristik Class B :
- Format : N.N.H.H / NNNNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH.HHHHHHHH didalam Class C : N ada 16 dan H ada 16
- Range Class B antara 128 - 191
- binary digit : 11111111.11111111.00000000.00000000
- bit awal class B : 10 contoh : 128 64 32 16 8 4 2 1
- 150.20.30.40 = 1 0 0 1 0 1 1 0 angka awal =10
- bit network dimulai dari 16
- subnet mask : 255.255.0.0
Karakteristik Class C :
- Format : N.N.H.H / NNNNNNNN.NNNNNNNN.NNNNNNNN.HHHHHHHH didalam Class C : N ada 24 dan H ada 8
- Range Class C antara 192 - 224
- binary digit : 11111111.11111111.00000000.00000000
- bit awal class C : 110 contoh : 128 64 32 16 8 4 2 1
- 192.20.30.40 = 1 1 0 0 0 0 0 0 angka awal = 110
- bit network dimulai dari 24
- subnet mask : 255.255.255.0
- CIDR ( Classless Inter Domain Routing )
CIDR :
- /9 : 255.128.0.0
- /10 : 255.192.0.0
- /11 : 255.224.0.0
- /12 : 255.240.0.0
- /13 : 255.248.0.0
- /14 : 255.252.0.0
- /15 : 255.254.0.0
- /16 : 255.255.0.0
- /17 : 255.255.128.0
- /18 : 255.255.192.0
- /19 : 255.255.224.0
- /20 : 255.255.240.0
- /21 : 255.255.248.0
- /22 : 255.255.252.0
- /23 : 255.255.254.0
- /24 : 255.255.255.0
- /25 : 255.255.255.128
- /26 : 255.255.255.192
- /27 : 255.255.255.224
- /28 : 255.255.255.240
- /29 : 255.255.255.248
- /30 : 255.255.255.252
- /31 : 255.255.255.254
kita cari JH terlebih dahulu dengan rumus : 2^h
kita cari SA dengan rumus : SA = IP - (IP mod JH) keterangan : mod = sisa bagi (%)
IP = nilai galau
Nilai galau nilai selain 0 / 255
FH yaitu block terakhir SA + 1
kita cari BC dengan rumus : BC= (IP+JH)-1
LH yaitu block terakhir BC - 1
Contoh soal :
IP: 90.50.40.30 / 12
Class A
CIDR : 255.240.0.0 juga dapat disebut CSM
IP :90.50.40.30
CSM :255.240.0.0 => angka selain 0 dan 255 terletak pada block kedua berarti ip galau = 50
CSM : 255.240.0.0 to binary digit = 11111111.11110000.00000000.00000000
NB : N = 1
H = 0
N : tidak dihitung
JH = 2^h keterangan : h = jumlah h pada nilai galau / jumlah 0 pada nilai galau
= 2^4
= 16
SA = IP - ( IP mod JH )
= 50 - ( 50 % 16 )
= 50 - 2
= 48
SA = 90.48.0.0
FH = 90.48.0.1
BC = (IP+JH) - 1
= 50 + 16 -1
= 65
BC = 90.65.255.255
LH = 90.65.255.254
Class A
CIDR : 255.240.0.0 juga dapat disebut CSM
IP :90.50.40.30
CSM :255.240.0.0 => angka selain 0 dan 255 terletak pada block kedua berarti ip galau = 50
CSM : 255.240.0.0 to binary digit = 11111111.11110000.00000000.00000000
NB : N = 1
H = 0
N : tidak dihitung
JH = 2^h keterangan : h = jumlah h pada nilai galau / jumlah 0 pada nilai galau
= 2^4
= 16
SA = IP - ( IP mod JH )
= 50 - ( 50 % 16 )
= 50 - 2
= 48
SA = 90.48.0.0
FH = 90.48.0.1
BC = (IP+JH) - 1
= 50 + 16 -1
= 65
BC = 90.65.255.255
LH = 90.65.255.254
Sekian dan terimakasih
Like dan follow
0 comments:
Post a Comment